SENGKETA HUKUM PEMEGANG CESSIE YANG DIBELI DARI BADAN PENYEHATAN PERBANKAN NASIONAL

  • Dini Ramdania Universitas Langlangbuana
Keywords: sengketa hukum, cessie, badan penyehatan perbankan nasional

Abstract

Salah satu cara penyelesaian kredit bermasalah atau yang lebih dikenal dengan sebutan “kredit macet” yaitu dengan cara pengambilalihan kredit melalui cessie. Cessie merupakan suatu cara pengalihan dan atau penyerahan hak milik dimana yang menjadi objek pengalihan yang dimaksud disini adalah piutang atas nama. Dalam Pasal 613 KUHPerdata ayat (1) ditegaskan bahwa penyerahan piutang atas nama harus dilakukan dengan jalan membuat akta otentik atau akta di bawah tangan yang disebut dengan akta Cessie, dimana hak-hak atas kebendaan itu dialihkan kepada pihak ketiga sebagai penerima pengalihan. Pada ayat (2) ditambahkan, bahwa penyerahan tersebut tidak berakibat hukum kepada debitur melainkan setelah diberitahukan kepadanya atau secara tertulis disetujui dan diakuinya.

References

Budi Untung dan Andi, Kredit Perbankan di Indonesia, Yogyakarta, 2000
Hermansyah, Hukum Perbankan Nasional Indonesia, Kencana, Jakarta 2006
J. Satrio, Cessie, Subrogasi, Novatie, Kompensatie & Perempuan Hutang, Alumni Bandung, 1999
Muhammad Djumhana, Hukum Perbankan di Indonesia, PT. Citra Aditya Bhakti, Bandung 2006
Munir Fuady, Hukum Kontrak (Dari Sudut Pandang Hukum Bisnis), Citra Aditya Bakti, Bandung
Retnowulan Sutantio & Iskandar Oeripkartawinata, Hukum Acara Perdata DalamTeori Dan Praktek, CV. MandarMaju
Suharnoko dan Endah Hartati, Doktrin Subrogasi, Novasi dan Cessie,Kencana Jakarta, 2006
Sri Soedewi, Hukum Jaminan di Indonesia Pokok-Pokok Hukum JaminanDan Perorangan, Liberty Offset Yogyakarta, 2007
Published
2019-04-30